Member-only story

Tanda Garis Miring

#381: Pembatas yang multifungsi

Ivan Lanin
3 min readJan 10, 2024
Ilustrasi: Woliul Hasan/Unsplash

KBBI mencantumkan arti “garis miring” sebagai ‘garis yang menyerong (tidak tegak lurus)’. Definisi itu tidak mengandung arti sebagai tanda baca. Kamus kita itu secara tersirat menunjukkan bahwa istilah yang tepat untuk menyebut nama tanda baca bersimbol “/” adalah “tanda garis miring” (dengan kata tanda). Istilah itu pun digunakan EYD.

Belum jadi anggota Medium? Baca versi gratis tulisan ini.

Istilah bahasa Indonesia tanda garis miring panjang. Akibatnya, tanda baca yang tergolong tanda baca pembatas ini kadang disingkat menjadi “garing”. Istilah bahasa Inggrisnya pendek: slash, stroke, atau solidus. Simbol kebalikan “/” disebut backslash (\) dalam bahasa itu. Dalam bahasa Indonesia, kita mungkin bisa menyebut simbol ini “tanda garis miring balik” atau cukup “tanda garis balik”. Saya hanya pernah memakai tanda garis miring dalam bahasa pemrograman.

Fungsi Resmi

EYD menyebutkan tiga kegunaan tanda garis miring sebagai berikut.

  1. Tanda garis miring digunakan dalam nomor surat (misalnya 7/PK/II/2022), nomor pada alamat (misalnya Jalan Kramat III/10), dan penandaan masa 1 tahun yang terbagi dalam 2 tahun takwim (misalnya tahun ajaran 2023/2024).
  2. Tanda garis miring digunakan sebagai pengganti kata dan (misalnya AD/ART = anggaran dasar dan anggaran rumah tangga), atau (misalnya orang tua/wali = orang tua atau wali), serta setiap (misalnya 150 km/jam = 150 kilometer setiap jam.
  3. Tanda garis miring digunakan untuk mengapit huruf, kata, atau kelompok kata sebagai koreksi atau pengurangan atas kesalahan atau kelebihan di dalam naskah asli yang ditulis orang lain, misalnya /h/utang berarti koreksi tulisan asli “hutang” menjadi “utang”.

Sebagai pengganti kata dan, sebenarnya ada simbol ampersan (&), tetapi penggunaan simbol ini belum dicantumkan dalam EYD meski entrinya sudah ada di KBBI. Kalau simbol ini diizinkan untuk digunakan, kita dapat menulis AD & ART alih-alih AD/ART. Perhatikan perbedaan penggunaan spasi sebelum dan sesudah simbol ampersan dan garis miring.

Frasa “dan/atau” dalam laras bahasa hukum juga menggunakan tanda garis miring. Butir 264 Lampiran II UU 12/2011 menyebutkan bahwa frasa ini digunakan…

--

--

Ivan Lanin
Ivan Lanin

Written by Ivan Lanin

Wikipediawan pencinta bahasa Indonesia yang berlatih bercerita setiap hari

Responses (2)

Write a response