Member-only story

Fungsi Sintaksis

Subjek, predikat, objek, pelengkap, dan keterangan

Ivan Lanin
3 min readSep 12, 2023
Ciri dan Pengisi Fungsi Sintaksis

Fungsi sintaksis adalah slot yang diisi oleh kata atau satuan bahasa lain (frasa atau klausa) dalam hubungannya dengan unsur lain dalam kalimat. Fungsi sintaksis berkaitan dengan urutannya dalam kalimat dan dapat dibagi menjadi lima, yaitu subjek (S), predikat (P), objek (O), pelengkap (Pel), dan keterangan (K).

Belum jadi anggota Medium? Baca gratis tulisan ini di sini.

Subjek dan Predikat

Subjek dan predikat adalah unsur wajib dalam sebuah kalimat. Subjek menandai apa yang dikatakan, sedangkan predikat menandai apa yang dikatakan tentang subjek. Nama lain subjek adalah “pokok”, sedangkan predikat adalah “sebutan”. Subjek lazimnya terletak di sebelah kiri atau sebelum predikat.

Pada umumnya, subjek berupa nomina atau frasa nominal, sedangkan predikat berupa verba atau frasa verbal. Namun, ada juga predikat yang berupa nomina (atau pronomina), adjektiva, dan numeralia (atau frasanya) serta frasa preposisional. Jenis predikat dapat digunakan untuk mengategorikan kalimat seperti contoh berikut ini (predikat ditulis dengan huruf miring).

  • Kalimat nominal: Dia guru.
  • Kalimat verbal: Dia bekerja
  • Kalimat adjektival: Dia pintar.
  • Kalimat numeral: Anaknya banyak.
  • Kalimat preposisional: Dia ke pasar.

Objek dan Pelengkap

Objek dan pelengkap hanya ada pada kalimat berpredikat verba (kalimat verbal). Kedua fungsi sintaksis ini kerap dicampuradukkan karena memiliki kemiripan, yaitu (a) sama-sama berada di kanan predikat dan (b) umumnya berupa nomina atau frasa nominal. Perbedaan objek dan pelengkap adalah sebagai berikut.

  1. Objek hanya dapat berupa nomina, frasa nominal, atau klausa, sedangkan predikat dapat pula berupa verba dan adjektiva (atau frasanya) serta frasa preposisional.
  2. Objek terletak sesudah predikat verba transitif, sedangkan pelengkap sesudah predikat verba intransitif atau sesudah objek jika predikatnya berupa verba transitif.
  3. Objek dapat menjadi subjek dalam pemasifan kalimat, sedangkan pelengkap tidak dapat.

--

--

Ivan Lanin
Ivan Lanin

Written by Ivan Lanin

Wikipediawan pencinta bahasa Indonesia yang berlatih bercerita setiap hari

Responses (1)